Monday, September 9, 2013

Sekolah ku

Kata-Kata Perpisahan Sekolah. Masa sekolah adalah masa yang paling indah, saat kita bisa bermain dan bercanda dengan teman-teman sebaya. Ada juga yang sudah mengangap teman bagaikan saudara sendiri karena sudah lama kenal dan dapat saling mengerti satu sama lain. Akan begitu sedih jika kita akan terpisah saat kita sudah lulus sekolah, dimana perasaaan sulit sekali diungkapkan dengan kata-kata tetapi kata-kata perpisahan sekolah harus diucapkan sebagai tanda perpisahan dan sulit lagi bertemu seperti masih di bangku sekolah. Kata-Kata Perpisahan Sekolah adalah kata-kata yang sulit diucapkan karena kita tidak ingin berpisah dengan orang yang kita cinta dan sayangi. Kata-Kata Perpisahan Sekolah dapat anda berikan kepada teman-teman dan guru saat acara wisuda perpisahan sekolah.

Adik ku Sayang

Jemy, adalah anak manis yang kesepian. Dia memiliki kakak, namanya Yesy. Meskipun begitu, ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari kakaknya sendiri.
Yesy tak pernah peduli dengan Jemy. Dan selalu menyalahkan kehadiran Jemy. Ia menganggap Jemy telah merebut kedua orang tuanya. Ia iri dgn Jemy, karena orang tuanya yang lebih perhatian pada  Jemy.
**********
“Kakak mau kemana? Aku ikut!” rengek Jemy sambil mengejar kakaknya.
“Eh, kamu anak kecil manja banget sih? Sana, kamu dirumah aja!” Dgn suara keras Yesy memarahi Jemy.
Jemy menangis mendengar kata-kata kakaknya. Ia tak menduga kakaknya akan marah seperti itu.
Mendengar Jemy menangis, ibu langsung menghampiri Yesy.
“Yesy, kenapa adikmu? Kok sampai nangis begini?” sentak ibu pada Yesy.
Yesy hanya diam. Dan berbisik dalam hati,
“Huff… dasar anak kecil! Bisanya nangis!”.
            Karena Yesy hanya diam, ibu membawa Jemy kembali ke rumah dan melarang Yesy untuk pergi dengan teman-temannya.
            **********
Suatu hari, ibu mengajak Jemy & Yesy pergi jalan-jalan. Tapi karena Yesy tidak mau, jadi ibu hanya pergi bersama Jemy.
Saat dijalan, Jemy melihat ada penjual ballon. Namun, letaknya berada di seberang jalan. Tiba-tiba Jemy lari dan mengejar penjual balon itu. Tak sadar ada truk yang ngebut.
“DhuAaaRrrr!!!”. truk itu menabrak tubuh mungil Jemy. Karena sang pengemudi ketakutan, ia malah bablas dan menindas tubuh Jemy.
“JaMmiiiy....!!!”.Ibu bertriak histeris.
Jemy yang malang. Tubuhnya hancur. Dan terpotong-potong.
Yesy shock ketika mengetahuinya. Ia tidak menyangka adik yang tidak pernah di sayanginya telah tewas dengan cara yang menyedihkan.
Berhari-hari Yesy terbaring lemah. Menyesali perbuatannya yang selalu membuat adiknya sedih.
Ia berharap adiknya akan kembali. Agar ia dapat menyayangi adiknya sepenuh hati.
Namun itu tak mungkin. Kini yang ada hanya penyesalan,, dan akan menjadi kenangan.
“Jemy sayang..…, meskipun kakak belum pernah menyayangimu, kakak berharap kau akan selalu tersenyum manis disana”.  - See more at: http://www.formave.com/2012/10/kumpulan-cerpen-anak-anak-sekolah.html#chitika_close_button
Adik ku Sayang

Jemy, adalah anak manis yang kesepian. Dia memiliki kakak, namanya Yesy. Meskipun begitu, ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari kakaknya sendiri.
Yesy tak pernah peduli dengan Jemy. Dan selalu menyalahkan kehadiran Jemy. Ia menganggap Jemy telah merebut kedua orang tuanya. Ia iri dgn Jemy, karena orang tuanya yang lebih perhatian pada  Jemy.
**********
“Kakak mau kemana? Aku ikut!” rengek Jemy sambil mengejar kakaknya.
“Eh, kamu anak kecil manja banget sih? Sana, kamu dirumah aja!” Dgn suara keras Yesy memarahi Jemy.
Jemy menangis mendengar kata-kata kakaknya. Ia tak menduga kakaknya akan marah seperti itu.
Mendengar Jemy menangis, ibu langsung menghampiri Yesy.
“Yesy, kenapa adikmu? Kok sampai nangis begini?” sentak ibu pada Yesy.
Yesy hanya diam. Dan berbisik dalam hati,
“Huff… dasar anak kecil! Bisanya nangis!”.
            Karena Yesy hanya diam, ibu membawa Jemy kembali ke rumah dan melarang Yesy untuk pergi dengan teman-temannya.
            **********
Suatu hari, ibu mengajak Jemy & Yesy pergi jalan-jalan. Tapi karena Yesy tidak mau, jadi ibu hanya pergi bersama Jemy.
Saat dijalan, Jemy melihat ada penjual ballon. Namun, letaknya berada di seberang jalan. Tiba-tiba Jemy lari dan mengejar penjual balon itu. Tak sadar ada truk yang ngebut.
“DhuAaaRrrr!!!”. truk itu menabrak tubuh mungil Jemy. Karena sang pengemudi ketakutan, ia malah bablas dan menindas tubuh Jemy.
“JaMmiiiy....!!!”.Ibu bertriak histeris.
Jemy yang malang. Tubuhnya hancur. Dan terpotong-potong.
Yesy shock ketika mengetahuinya. Ia tidak menyangka adik yang tidak pernah di sayanginya telah tewas dengan cara yang menyedihkan.
Berhari-hari Yesy terbaring lemah. Menyesali perbuatannya yang selalu membuat adiknya sedih.
Ia berharap adiknya akan kembali. Agar ia dapat menyayangi adiknya sepenuh hati.
Namun itu tak mungkin. Kini yang ada hanya penyesalan,, dan akan menjadi kenangan.
“Jemy sayang..…, meskipun kakak belum pernah menyayangimu, kakak berharap kau akan selalu tersenyum manis disana”.  - See more at: http://www.formave.com/2012/10/kumpulan-cerpen-anak-anak-sekolah.html#chitika_close_button
Adik ku Sayang

Jemy, adalah anak manis yang kesepian. Dia memiliki kakak, namanya Yesy. Meskipun begitu, ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari kakaknya sendiri.
Yesy tak pernah peduli dengan Jemy. Dan selalu menyalahkan kehadiran Jemy. Ia menganggap Jemy telah merebut kedua orang tuanya. Ia iri dgn Jemy, karena orang tuanya yang lebih perhatian pada  Jemy.
**********
“Kakak mau kemana? Aku ikut!” rengek Jemy sambil mengejar kakaknya.
“Eh, kamu anak kecil manja banget sih? Sana, kamu dirumah aja!” Dgn suara keras Yesy memarahi Jemy.
Jemy menangis mendengar kata-kata kakaknya. Ia tak menduga kakaknya akan marah seperti itu.
Mendengar Jemy menangis, ibu langsung menghampiri Yesy.
“Yesy, kenapa adikmu? Kok sampai nangis begini?” sentak ibu pada Yesy.
Yesy hanya diam. Dan berbisik dalam hati,
“Huff… dasar anak kecil! Bisanya nangis!”.
            Karena Yesy hanya diam, ibu membawa Jemy kembali ke rumah dan melarang Yesy untuk pergi dengan teman-temannya.
            **********
Suatu hari, ibu mengajak Jemy & Yesy pergi jalan-jalan. Tapi karena Yesy tidak mau, jadi ibu hanya pergi bersama Jemy.
Saat dijalan, Jemy melihat ada penjual ballon. Namun, letaknya berada di seberang jalan. Tiba-tiba Jemy lari dan mengejar penjual balon itu. Tak sadar ada truk yang ngebut.
“DhuAaaRrrr!!!”. truk itu menabrak tubuh mungil Jemy. Karena sang pengemudi ketakutan, ia malah bablas dan menindas tubuh Jemy.
“JaMmiiiy....!!!”.Ibu bertriak histeris.
Jemy yang malang. Tubuhnya hancur. Dan terpotong-potong.
Yesy shock ketika mengetahuinya. Ia tidak menyangka adik yang tidak pernah di sayanginya telah tewas dengan cara yang menyedihkan.
Berhari-hari Yesy terbaring lemah. Menyesali perbuatannya yang selalu membuat adiknya sedih.
Ia berharap adiknya akan kembali. Agar ia dapat menyayangi adiknya sepenuh hati.
Namun itu tak mungkin. Kini yang ada hanya penyesalan,, dan akan menjadi kenangan.
“Jemy sayang..…, meskipun kakak belum pernah menyayangimu, kakak berharap kau akan selalu tersenyum manis disana”.  - See more at: http://www.formave.com/2012/10/kumpulan-cerpen-anak-anak-sekolah.html#chitika_close_button

0 comments:

Post a Comment